STMJ, Komplet Dongkrak Gairah

9 Juni 2008

Juga Mujarab Buat Insomnia

Berbagai cara ditempuh pria untuk memacu gairah seksual. Salah satunya, mengkonsumsi makanan afrodisiak (pembangkit gairah seksual). Yang cukup dikenal adalah STMJ.

Perpaduan Susu, Telur, Madu, dan Jahe tersebut mampu menunjang vitalitas tubuh saat berhubungan badan. Masing-masing bahan memiliki keistimewaan, apalagi jika dipadukan.

Susu tergolong bahan makanan yang nilai gizinya paling lengkap. Mulai, protein, karbohidrat, dan zat besi dalam susu memperlancar peredaran darah. Termasuk, peredaran darah pada alat kelamin. Saat bersenggama, peredaran darah akan terfokus pada kelamin. Pada pria, susu memberikan efek lebih mudah ereksi.

Hanya, tidak dianjurkan penggunaan susu kental manis. Sebab, kandungan gula dalam susu kental manis relatif tinggi. Apalagi, sudah ada madu dalam minuman hangat itu. Sebagai gula yang bisa langsung diserap tubuh, madu menambah energi secara spontan. Energi berlebihan justru tidak baik karena membuat metabolisme tubuh meningkat sehingga lekas lelah. Lebih dianjurkan memakai susu segar berkadar gula rendah. Sifat khusus madu yang bisa memacu laju sperma juga baik untuk kesehatan reproduksi pria.

Bahan lainnya adalah telur. Meski tinggi kolesterol, produk dari ayam itu menjadi bagian pembentukan hormon. Proteinnya kaya arginin yang berfungsi merangsang hormon pertumbuhan, prolaktin, dan bahan penting lainnya. Arginin adalah cikal bakal NO (Nitric Oxide). Bahan tersebut berperan sebagai vasodilator (melebarkan pembuluh darah) pada alat kelamin laki-laki hingga terjadi ereksi.

Pilihan telur ayam kampung selama ini mendominasi racikan STMJ. Sebenarnya, ayam ras sah-sah saja untuk STMJ. Namun, kuning telur ayam kampung lebih besar daripada telur ayam ras. Inilah yang mengakibatkan telur ayam kampung lebih dianjurkan. Lebih besar berarti lebih banyak mengandung protein.

Bagaimana dengan jahe? Akar rimpang yang dipercaya menghangatkan badan itu kaya karbohidrat dan protein. Jika dipadukan dengan madu, jahe menyehatkan organ seksual, mencegah impotensi, serta ejakulasi dini.

Bahkan, selain membangkitkan gairah seksual, STMJ adalah obat mujarab bagi penderita gangguan tidur atau insomnia. Hal tersebut berkaitan dengan penyerapan zat gizi dalam STMJ yang sangat cepat. Efeknya, energi tubuh terpacu. Saat kadar energi tinggi tapi tanpa aktifitas, tubuh merespon dengan menghadirkan kantuk.

salah satu komponen racikan STMJ


Antioksidan Anggur Hambat Kanker

9 Juni 2008

Apapun warnanya, anggur menarik untuk disantap. Buah tersebut merupakan pilihan diet untuk pengidap kanker, diabetes melitus (DM), HIV/AIDS, hingga pengidap jantung koroner.

Kandungan antioksidan anggur tergolong tinggi, anggur kaya antioksidan jenis flavonoid, provitamin A, vitamin C, dan B. juga, besi, fosfor, kalsium, dan kalium. Jika kurang suka jeruk, buah anggur bisa menjadi substitusi. Dalam 100 gram anggur terdapat 10,8 ml vitamin C. Dianjurkan konsumsi anggur cukup 100 gram per hari. Sisa kebutuhan vitamin C bisa dipenuhi dari bahan makanan lain.

Flavonoid dalam anggur, mencegah penyakit jantung koroner. Semakin gelap warna anggur, semakin tinggi kadar fenolnya. Fenol mempunyai efek kardioprotektif sangat kuat. Oksidasi LDL (kolesterol jahat) mampu dicegah. Senyawa flavonoid itu menghambat penggumpalan darah, merangsang pelebaran pembuluh darah dan menghambat pertumbuhan sel kanker.

Sayang, bentuk flavonoid pada anggur dan sayur sangat kompleks. Dampaknya, bahan itu menjadi sangat sulit dicerna dan diserap. Begitu melalui proses fermentsi menjadi wine, kompleks itu terurai sehingga mudah terserap tubuh. Wine, juga mengandung cromium yang merupakan mikronutrien yang harus disuplai dari luar. Cromium tersebut disebutkan untuk mengaktifkan insulin. Untuk penderita DM, wine meningkatkan kerja ginjal.

Namun, kandungan alkohol di dalamnya membuat minuman itu harus diperhitungkan dengan teliti. Sebab, alkohol dalam jumlah besar berdampak buruk. Mekanismenya, alkohol mudah sekali diubah menjadi energi oleh tubuh. Itu terkait dengan penyerapan di lambung yang cepat. Tapi, tubuh tak mampu menerima dalam jumlah banyak. Dampaknya, seseorang bisa hilang kesadaran. Sementara itu, kandungan magnesium menjadi elemen penting untuk pergerakan fases.

Bahkan, toksin dalam hati dan ginjal mampu dibersihkan buah tersebut. Perpaduan kalium, natrium dan klorida dalam anggur menyuplai elektrolit. Elektrolit berfungsi menjaga keseimbangan reaksi biokimia tubuh. Anggur bersifat basa sehingga menetralkan darah yang terlalu asam dan berefek merugikan tubuh. Kalium ikut mengendalikan tekanan darah. Karena itu, anggur boleh dikonsumsi pengidap hipertensi.